Subangkit Lebih Tertantang Melatih Persiku
Maret 10, 2008 pukul 8:47 am | Ditulis dalam Berita | Tinggalkan komentarKUDUS, KOMPAS – Subangkit lebih tertantang menangani Persiku karena pihak manajemen memasang target cukup ambisius. Target kesebelasan dari kota kretek ini adalah berprestasi di kancah kompetisi Divisi I 2007, sekaligus lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia. Padahal, ada penawaran dari klub lain dengan gaji serta fasilitas yang lebih baik.
“Untuk itulah saya bersedia datang ke Kudus guna bertemu dengan pengurus dan manajer tim Persiku yang kebetulan dijabat Bupati Kudus M Tamzil,” kata Subangkit ketika ditemui di ruang tamu kantor Bupati Kudus, Sabtu (30/9).
M Tamzil memang mengagendakan untuk bertemu dengan Subangkit sebagai upaya untuk memilih calon pelatih berkualitas yang mampu meloloskan Persiku ke Divisi Utama. Selain dia, calon pelatih lain yang diincar adalah Hery Kiswanto.
Hasil pertemuan perdana tersebut, menurut Sam’ani, yang dihubungi via telepon, Minggu, bersinyal positif karena memang Subangkit berminat menangani Persiku. “Tetapi dia minta waktu menyelesaikan kontrak dengan Persekabpas. Setelah itu dilanjutkan pertemuan untuk negoisasi,” tuturnya.
Menurut Subangkit, ia masih terikat kontrak dengan Persekabpas hingga menjelang akhir 2006. Namun, ia tidak akan memperpanjang kontrak karena sudah sejak tahun 2003 menjadi pelatih Persekabpas dan berhasil mengantarkannya menjadi juara Divisi II zona Jatim, Divisi II nasional dan empat besar Divisi I Liga Indonesia.
“Sekali lagi memang berminat menerima tantangan manajemen Persiku untuk meloloskan ke Divisi Utama, lalu mencari suasana baru,” tuturnya.
Ia mengakui masih “buta” terhadap peta kekuatan dan kelemahan Persiku karena baru sekali melihat ketika kesebelasan berjuluk Macan Muria ini bertemu dengan Persekabpas di Kudus dalam ajang pertandingan persahabatan.
Namun, jika menargetkan lolos ke Divisi Utama, pihak manajemen harus menyiapkan dana besar untuk membeli pemain dalam negeri dan asing yang benar-benar berkualitas. Gaji pemain Persipur
Dari Purwodadi, Humas Persipur Purwodadi Dani Agus Jumat lalu membenarkan, gaji para pemain dan pelatih selama dua bulan terakhir belum dibayarkan manajemen. Jika tidak segera diselesaikan bisa berpengaruh terhadap persiapan kompetisi Divisi I 2007.
Namun, ia tidak mengetahui secara pasti, mengapa manajemen sampai terlambat membayar gaji yang menjadi hak para pemain maupun pelatih.
Manajer Persipur Johny Supriyadi yang dihubungi secara terpisah menyatakan masih berusaha untuk mendapatkan kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, sehingga gaji pemain dan pelatih yang mencapai sekitar Rp 300 juta segera bisa dibereskan dalam beberapa hari ke depan.
“Sudah dalam proses kok dan pasti akan dibayarkan karena memang hak mereka dan ini memang salah satu kelemahan manajemen Persipur,” tuturnya.
Supriyadi menambahkan, mengingat musim kompetisi Divisi I kemungkinan besar diputar setelah bulan Januari 2007, persiapan pembentukan tim baru akan dilakukan setelah Lebaran
Tinggalkan sebuah Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan Balasan
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.